no comments

Tempat Wisata Kuliner Surabaya: Menjelajah Tempat Kuliner Original Kota Pahlawan


wisata kuliner surabaya

Tempat Wisata Kuliner Surabaya – Berlibur di tempat wisata di Surabaya seolah kita dibawa pada masa-masa perjuangan . Tugu Pahlawan, Monumen Bambu Runcing, Monumen Kapal Selam, Monumen Jalesveva Jayamahe, Monumen Gubernur Suryo, adalah sedikit dari puluhan tempat bersejarah dimana kita bisa meluangkan waktu untuk “napak tilas” bagaimana perjuangan pahlawan-pahlawan merebut kemerdekaan di Kota Pahlawan ini.

Selain menjadi icon tempat wisata sejarah, Surabaya masih memiliki banyak tempat wisata yang lebih tepat untuk opsi liburan bersama keluarga. Misalnya menikmati sejuknya angin dan pemandangan di Pantai Kenjeran, berjalan-jalan di Taman Bungkul yang asri, atau bermain di wahana air terbesar Ciputra Waterpark. Apapun aktivitasnya akan lebih menyenangkan jika menghabiskan liburan bersama keluarga di tempat wisata di Surabaya.

Tempat Wisata Kuliner Paling Populer di Surabaya

Tingginya tingkat kedatangan wisatawan di kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta ini, diikuti oleh pembenahan tatanan di beberapa aspek termasuk sektor pariwisata. Perbaikan infrastruktur hingga pemberdayaan wisata kuliner menjadi salah satu modal untuk membuat pengunjung semakin betah berada di Surabaya.

Bicara tentang wisata kuliner, ada banyak lokasi dimana kita bisa menemukan tempat wisata kuliner Surabaya yang belakangan banyak mendapat sorotan publik. Mengapa harus menjadi sorotan? Karena konon menu kuliner di beberapa tempat berikut ini merupakan kuliner asli Surabaya tanpa modifikasi kuliner dari daerah lain.

Kuliner Rujak Cingur Ahmad Jaiz

Kuliner Rujak Cingur

Dari beberapa kuliner asli Surabaya, Rujak Cingur menjadi salah satu yang paling populer. Ya, Rujak Cingur layak dicicipi karena kuliner berbahan utama Cingur atau hidung sapi ini jarang didapati di daerah lain. Di Surabaya sendiri hampir disetiap sudut kota terdapat penjual Rujak Cingur. Namun untuk rasa Rujak Cingur yang spesial tempat paling direkomendasikan yaitu di Jalan Ahmad Jaiz 40 Surabaya.

Konon Rujak Cingur disini harganya sedikit lebih mahal dibanding tempat lain. Namun harga yang berbeda  tentu sebanding kelezatannya. Rujak Cingur disini diolah secara khusus sehingga tidak berbau amis, tetap kenyal meskipun teksturnya empuk. Pemilik Rujak Cingur Ahmad jaiz, yaitu NYonya Giok Tjoe hingga kini masih meracik sendiri bumbu-bumbunya sehingga rasa kuliner ini tidak pernah berubah sejak dibuka tahun 1970 yang lalu.

Kuliner Lontong Balap Garuda Pak Gendut

Kuliner Lontong Balap Garuda Pak Gendut

Tak kalah populer dengan Rujak Cingur, Lontong Balap adalah kuliner asli Surabaya yang wajib dicoba. Berbeda dengan Rujak Cingur yang mudah dijumpai, sebaliknya Lontong Balap sudah agak sulit ditemukan di Kota Pahlawan ini. Namun begitu ada satu tempat yang hingga kini tetap eksis menyediakan menu Lontong Balap yaitu Lontong Balap Pak Gendut. Tempat wisata kuliner di Jalan Prof. Dr. Moestopo ini sudah dirintis mulai tahun 1956 silam dan sampai tahun ini sudah dikelola oleh generasi ke-3.

Meskipun beberapa kali dipegang generasi berbeda namun citarasa asli Lontong Balap di tempat ini tidak pernah berubah. Kuah bumbu petis dipadukan dengan lontong, tauge dan lento menghasilkan sajian unik dengan kelezaatan berbeda. Untuk melengkapi santap kuliner Lontong Balap disini juga menyediakan sate kerang. Untuk minumannya lebih tepat jika kita memesan es kelapa muda.

Kuliner Kepiting Cak Gundul 1992

Kuliner Kepiting Cak Gundul 1992

Bagi kita yang suka menu kuliner seafood opsi paling tepat adalah datang langsung ke Jalan Kupang Indah di Kepiting Cak Gundul 1992. Tempat wisata kuliner Surabaya yang satu ini menyediakan menu utama seafood terutama kepiting dan udang. Sebelum buka di Surabaya Kepiting Cak Gundul 1992 terlebih dulu terkenal di Pandaan, Pasuruan.

Seperti rumah makan seafood pada umumnya, Keptiting Cak Gundul 1992 menyediakan menu populer kepiting bumbu asam manis. Ada juga menu lain yang tak kalah lezat yaitu kepiting bumbu kare. Disini tidak hanya kuliner dari kepiting yang bisa kita nikmati, tersedia juga menu olahan seafood lain seperti ikan, udang, kerang dan cumi.

Mie Pecun Anjasmoro

Mie Pecun Anjasmoro

Para pecinta kuliner pedas sebaiknya tidak melewatkan Mie Pecun Anjasmoro saat berlibur di Surabaya. Konon nama “Mie Pecun” adalah akronim dari Mie Pedas tidak Beracun, nama yang cukup unik tapi memang sesuai dengan menu yang ditawarkan disini. Rumah makan di Jalan Anjasmoro Surabaya ini memang menawarkan mie olahan dengan beberapa tingkat kepedasan dari level bawah hingga level tinggi. Untuk level paling rendah ada Pecun Culun (tidak pedas), Pecun Semriwing (pedas level sedang), Pecun Galau (pedas level biasa) dan yang paling parah Pecun Klimax (level super pedas).

Mie Pecun Anjasmoro ini buka mulai jam 6 sore hingga jam 2 dinihari. Tersedia menu mie goreng dan mie rebus, tinggal kita pilih menurut selera. Untuk melengkapi bersantap Mie Pecun juga tersedia makanan pelengkap seperti telur, udang goreng, kornet, juga berbagai jenis minuman.

G-walk Citra Raya

G-walk Citra Raya

Ini termasuk tempat wisata kuliner di Surabaya dengan konsep modern. Tempat yang memiliki slogan “The Singapore of Surabaya” ini merupakan tempat nongkrong favorit arek-arek Suroboyo terutama malam hari. G-Walk sendiri dibangun sangat mirip dengan Clarke Quay yaitu sebuah pusat kuliner dan hiburan di Singapura. Tempat ini berada di lingkungan bersih dan hijau ditengah-tengah hunian elite Citra Raya di Surabaya Barat.

Menyusuri tempat wisata kuliner dengan konsep food court ini kita bisa mengikuti 2 jalur yang disediakan dengan masing-masing jalur sepanjang 1 kilometer. Pada jalur pertama nuansa  jazzy terlihat lebih menonjol dengan penerangan cahaya lilin yang temaram. Sangat cocok untuk yang suka suasana romantis. Kuliner yang ditawarkan disini lebih condong ke kuliner western ala Barat. Sebaliknya untuk jalur kedua suasananya lebih terang dengan sajian kuliner khas Indonesia.

Dari beberapa tempat wisata kuliner Surabaya yang direkomendasikan diatas, mana yang Anda pilih untuk menghabiskan liburan di Kota Pahlawan?

 

Reply

hit counter
Select Language