no comments

Keajaiban Air Tiga Warna Danau Kelimutu Flores


Danau Kelimutu Flores

 

Danau Kelimutu Flores – Selama ini pulau-pulau bagian Timur Indonesia sering disebut-sebut surganya wisata alam. Tak hanya Pulau Bali dengan pantai-pantainya yang mendunia atau keajaiban Pantai Raja Ampat kebanggaan Papua, namun beberapa pulau lain dibagian Timur memiliki kekayaan alam yang tak kalah indah. Indonesia memang kaya. Tiga perempat wilayahnya yang didominasi perairan benar-benar menyajikan keindahan alam yang sempurna.

Sama halnya Bali dan Papua yang kaya wisata alam, di Pulau Flores tepatnya di provinsi Nusa Tenggara Timur terdapat tempat wisata alam yang tak kalah menarik bernama Danau Kelimutu. Eksotisme alam di kawasan danau begitu memukau dan dihuni satwa-satwa yang hidup bebas di habitatnya.

Pulau Flores memiliki sejumpah tempat wisata mulai dari ujung Barat hingga ujung Timur. Ada Taman Nasional Komodo, Taman Wisata Laut 17 yang populer dengan ikan hias dan terumbu karangnya, Taman Wisata Laut Teluk Maumere, ada juga Perairan Lameler yang sangat terkenal dengan tradisi menangkap Ikan Paus dengan cara tradisional.

Diantara deretan nama-nama tempat wisata di Flores tersebut terdapat Taman Nasional Kelimutu tempat dimana Danau Kelimutu berada. Danau ini berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kabupaten Ende. Banyak tempat wisata dengan view utama danau namun Danau Kelimutu ini terbilang sangat unik dan langka karena diwaktu-waktu tertentu air danau bisa berubah warna. Karena keunikan tersebut maka pemerintah menetapkan kawasan ini sebagai Taman Nasional juga sebagai pusat konservasi.

Danau Kelimutu

Keunikan Tiga Danau Warna

Kondisi alam di kawasan Danau Kelimutu Flores ini memang sangat indah, banyak spot-spot menarik yang biasanya menjadi tempat favorit bagi pengunjung. Namun yang paling menarik perhatian adalah 3 danau dengan warna berbeda yang terletak berdampingan. Danau-danau tersebut yaitu Danau Tiwu Nuwa Muri Ko’ofai, Danau Tiwu Ata Polo, dan Danau Tiwu Ata Mbupu.

Danau Tiwu Nuwa Muri Ko’ofai dan Danau Tiwu Ata Polo letaknya berdampingan dan hanya dipisahkan pematang yang tidak bisa dilewati pengunjung karena rawan runtuh. Satu danau lainnya yaitu Danau Tiwu Ata Mbupu posisinya agak jauh di sebelah Barat. Menariknya warna air ketiga danau tersebut dapat berubah sewaktu-waktu dan kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa puluh tahun silam,

Pernah pada tahun 1950 di Tiwu Nuwa Muri Ko’ofai airnya berwarna hijau krem, Tiwu Ata Polo berwarna merah darah dan danau Tiwu Ata Mbupu berwarna biru muda. Namun pada tahun 1998 sampai 2001 air danau Tiwu Nuwa Muri Ko’ofai airnya berubah menjadi putih namun kemudian berubah lagi menjadi hijau. Disampingnya, yaitu Tiwu Ata Polo tiba-tiba airnya berubah menjadi cokelat kemerahan sementara Tiwu Ata Mbupu berubah warnanya menjadi cokelat. Antara tahun 2012 sampai 2013 baik Tiwu Nuwa Muri Ko’ofai maupun Tiwu Ata Polo warna airnya relatif sama namun Tiwu Ata Mbupu warnanya menjadi hijau lumut.

Dari sejumlah penelitian, penyebab terjadinya perubahan warna air danau tersebut karena aktivitas Gunung Kelimutu yang diperkuat pembiasan dari cahaya matahari. Perubahan warna bisa juga disebabkan hal lain seperti terlarutnya zat kimia, karena mikro biota laut atau karena adanya pantulan warna di dasar maupun dinding danau.

Danau Kelimutu Flores

Spot Ideal untuk Hiking dan Trekking

Selain menikmati pemandangan air danau yang nampak unik masih banyak hal menarik yang bisa dilakukan pengunjung di Danau Kelimutu Flores ini. Ada sejumlah titik yang biasa dimanfaatkan untuk melihat keindahan saat mentari terbit (sunrise), bahkan ada beberapa jalur yang bisa dimanfaatkan untuk hiking maupun trekking. Bagi waisatawan yang terbiasa menyatu dengan alam juga bisa mendirikan kemah di kawasan ini.

Jika mau sedikit keluar dari kawasan Taman Nasional Kelimutu, tepatnya ke Desa Moni, pengunjung akan menemukan spot yang tak kalah menarik yaitu air terjun dan sumber air panas. Di desa yang sama pengunjung masih bisa menemukan hal-hal menarik lainnya seperti tarian tradisonal, rumah adat, kerajinan tenun ikat dan lain-lain.

Danau Kelimutu Flores

Fasilitas Umum dan Akses Masuk

Fasilitas umum di Kawasan Danau Kelimutu bisa dibilang cukup komplit. Area parkir cukup luas, toilet, hingga bangunan untuk pengamatan juga tersedia. Jalan masuk menuju lokasi juga mulus dan cukup lancar dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari Desa Moni ke Danau Kelimutu jaraknya sekitar 13 kilometer melewati Pusat Informasi Taman nasional, Tugu Selamat Datang dan finish di Lapangan Parkir Casuarina Loka.

Area parkir yang disediakan cukup luas kurang lebih 800 meter persegi, cukup untuk menapung beberapa puluh mobil dan motor. Beberapa fasilitas seperti kantin, MCK, shelter dan pendopo juga tersedia tak jauh dari area parkir. Di kawasan Gunung Kelimutu terdapat bangunan pengamatan yang biasa digunakan untuk menyaksikan keindahan Danau Kelimutu dari ketinggian. Untuk mencapai bangunan pengamatan pengunjung harus berjalan dari area parkir melewati jalan setapak serta tangga pendakian. Dari lokasi parkir hingga bangunan pengamatan jaraknya sekitar 1 kilometer.

Akses ke Lokasi dan Akomodasi

Lokasi Danau Kelimutu Flores bisa diakses dari seluruh kabupaten di Flores menggunakan jalur darat. Jika dari arah barat terlebih dulu harus melewati Kota Ende, dari Ende ke Desa Moni sekitar 50 kilometer. Jika diakses dari arah timur harus melewati Kota Maumere, dari Maumere ke Desa Moni jarakanya sekitar 80 kilometer. Dari Desa Moni ke lokasi masih 13 kilometer lagi. Bagi pengunjung dari luar daerah yang ingin berlibur selama beberapa hari bisa memilih penginapan di Desa Moni. Mengingat jarak dari Kota Ende ke Desa Moni bisa ditempuh dalam 1 jam, pengunjung juga bisa memilih menginap di hotel di Kota Ende. Meskipun begitu waktu tempuh dari Ende ke Moni juga perlu diperhitungkan.

Reply

hit counter
Select Language