no comments

‘Blusukan’ di Tempat Wisata Kuliner di Solo


Tempat Wisata Kuliner di Solo – Menyambangi Kota Solo tak hanya sebuah pengalaman manis tapi sekaligus cerita perjalanan tak terlupakan. Indahnya Taman Balekambang, Taman Sriwedari, Satwa Taru Jurug dan sekian banyak tempat wisata lainnya selalu menyisakan memori indah bagi siapa saja. Belum lagi tempat-tempat bersejarah seperti Pura Mangkunegaran, Museum Keraton Solo, Masjid Agung Keraton Surakarta dan beberapa cagar budaya membuka wawasan kita tentang apa dan bagaimana cara melestarikan budaya tanpa harus melupakan sejarah.

Cerita lengkap di Solo bukan hanya soal tempat wisata, namun juga mempelajari kearifan budaya lokal, keramahtamahan masyarakat yang selalu menjadi panutan daerah lain disekitarnya. Apakah hanya itu? Tentu saja tidak karena disini masih ada hal yang lebih menyenangkan lagi yaitu mengunjungi beberapa tempat wisata kuliner di Solo yang konon memiliki keunikan dibanding tempat wisata kuliner lain di nusantara. Mari kita mulai perjalanan kita ke lokasi-lokasi kuliner asli Solo berikut ini.

Serabi Notosuman

Kuliner Solo

Disebut Serabi Notosuman karena tempat kuliner di Solo yang satu ini dulunya memang terletak di Jalan Notosuman. Meskipun sudah pindah ke Jalan Moh. Yamin namun namanya terlanjur identik dengan Notosuman sehingga tak merubah sebutan aslinya.

Jika di Bandung ada Surabi, di Solo ada kuliner yang nyaris sama, seperti Serabi Notosuman ini. Bedanya serabi asli Solo tidak disantap dengan kuah. Serabi Notosuman hanya memiliki 2 varian rasa yaitu rasa coklat dan rasa original. Rasanya yang enak sangat tepat untuk teman minum teh hangat di sore hari. Serabi Notosuman tidak hanya disukai warga Solo namun juga wisatawan yang datang dari luar daerah.

Timlo Sastro

wisata kuliner solo

Biarkan Jogja punya Gudeg atau Surabaya yang bangga dengan Rawon-nya karena Solo juga  punya kuliner yang tak kalah unik yaitu Timlo. Mau tahu Timlo seperti apa penampakannya? Timlo merupakan kuliner unik dari sop kaldu ayam dimana didalamnya berisi irisan daging ayam, ati ampela, sosis, wortel dan kentang. Kuliner ini biasanya disajikan sebagai teman nasi dengan toping kerupuk kulit.

Jika Anda ingin mencicipi Timlo paling enak di Solo pastikan meluncur di Timlo Sastro. Lokasinya ada di belakang Pasar Gede Timur. Nasi Timlo Sastro sangat populer karena sudah buka mulai tahun 1952 silam. Jangan sampai kehabisan karena tempat kuliner terkenal di Solo ini hanya buka mulai jam 6 pagi sampai jam 6 sore. Bersantap disini jadi lebih nyaman karena kita akan dihibur oleh live music keroncong yang sengaja didatangkan untuk menghibur pengunjung.

Roemahkoe Resto

wisata kuliner solo

Mungkin sesekali kita ingin merasakan bagaimana rasanya makanan zaman kerajaan dulu. Nah, untuk merealisasikannya tidak sulit karena Roemahkoe Resto siap menyajikan semuanya. Roemahkoe Resto juga populer dengan sebutan Restoran Laras. Restoran ini merupakan pusat kuliner bernuansa Jawa yang begitu kental. Lokasinya berada di Jalan Radjiman 501, satu kompleks penginapan dengan nama dan nuansa yang sama.

Ada sejumlah menu kuliner di Roemahkoe Resto, salah satu yang paling terkenal adalah Nasi Jemblung. Konon nasi yang dihidangkan bersama lidah sapi yang disemur ini merupakan sajian istimewa kerajaan. Cara penyajiannya juga cukup unik, nasi yang dibentuk menyerupai cincin raksasa diletakkan diatas wadah beralaskan daun pisang. Biasanya untuk mempersedap rasa dan penampilan nasi dihiasi irisan mentimun, kerupuk kulit dan sambal terasi.

Nah, puas menyantap Nasi Jemblung saatnya kita memesan Cemol. Loh, apa lagi ini? Sama halnya Nasi Jemblung, Cemol juga salah satu hidangan istimewa zaman kerajaan. Cemol ini terbuat dari bahan-bahan asli tradisional seperti gula, jahe, kelapa muda, serai, irisan roti dan kacang tanah yang digoreng sangrai. Rasanya manis dan enak. Sama seperti di Timlo Sastro, di Roemahkoe Resto ini juga menghadirkan live music untuk menghibur pengunjung yang datang malam Jumat dan malam Minggu.

Bale Padi Resto

kuliner solo

Sama-sama tempat wisata kuliner namun  Bale Padi Resto sedikit berbeda dari Roemahkoe Resto. Jika Roemahkoe Resto lebih mengekspos desain zaman kerajaan, Bale Padi Resto menawarkan suasana bersantap dengan view pemandangan dan hamparan sawah. Ini mungkin pengalaman yang sulit dilupakan karena sangat jarang kita bisa menikmati menu kuliner ditemani semilir angin yang menyejukkan.

Bale Padi Resto berada di Jalan Kadilangu, Baki Pandeyen Solo. Selain tempat yang unik disini juga menawarkan konsep sajian yang lain daripada yang lain dimana jika pagi hingga sore menu yang disajikan hanya khusus kuliner tradisional seperti Oseng Tempe Pare, Tumis Tahu, Gulai Kakap dan Empal Gepuk. Nah, untuk malam hari kita bisa memesan berbagai olahan seafood yang super lezat. Untuk minumnya kita coba yang anti-mainstream yaitu kelapa muda bakar rempah. Tidak perlu ngeri karena ini minuman sangat enak. Ini adalah perpaduan kelapa muda yang dibakar lalu dicampur rempah berisi jahe, serai, kayu manis, dan cengkeh. Penyajiannya mudah, air rempah cukup dimasukkan ke dalam batok kelapa da minuman unik ini bisa langsung dinikmati.

Tengkleng Bu Edi

wisata kuliner solo

Meskipun Tengkleng termasuk kuliner Solo yang cukup populer namun ada sejarah unik dibalik kuliner yang satu ini. Tengkleng pada zaman dulu dikenal sebagai makanan untuk orang miskin, mungkin karena menu ini didominasi tulang kambing dan dagingnya hanya tersisa sedikit sekali. Di Solo Tengkleng biasanya dimasak dengan dua versi yaitu mengggunakan santan dan tanpa santan. Rasanya cukup unik seperti perpaduan rasa asam, gurih, dan segar. Kuliner ini tidak lagi identik dengan makanan orang miskin sebab hampir semua orang menyukainya, tidak peduli dari kalangan manapun.

Untuk menikmati menu Tengkleng yang super enak kita bisa meluncur ke warung Tengkleng Bu Edi , tempatnya tak jauh dari Gapura Utara Pasar Klewer. Jangan sampai kehabisan karena warung Bu Edi baru buka jam 1 siang dan biasanya Tengkleng yang dijual akan ludes kurang dari 4 jam.

Nah, sambil menghabiskan waktu liburan di tempat-tempat wisata, kita juga sekalian ‘blusukan’ di tempat wisata kuliner di Solo seperti yang direkomendasikan diatas. Dijamin Solo ramah untuk pengunjung, termasuk juga ramah untuk urusan perut.

 

 

Reply

hit counter
Select Language