2comments

Berburu Sunset di Bukit Matahari Pulau Pari Kepulauan Seribu


Bukit Matahari Pulau Pari Kepulauan Seribu

Pulau Pari Kepulauan Seribu – Mungkin nama tempat wisata ini kurang begitu populer bagi sebagian wisatawan. Namun bagi backpacker yang sering berpetualang di Kepulauan Seribu nama Pulau Pari justru menjadi destinasi wisata paling menakjubkan, terutama karena pemandangan alamnya yang indah. Pulau ini merupakan salah satu dari beberapa tempat wisata di Kepulauan Seribu, letaknya membujur di perairan Jakarta dari ujung Selatan ke Utara. Pasir pantai di pulau ini nampak putih bersih, airnya jernih kehijauan nampak dari permukaan. Sama seperti Pulau Tidung di kawasan yang sama, Pulau Pari menjelma menjadi obyek wisata yang mampu mendatangkan banyak pengunjung setiap harinya.

Dinamakan Pulau Pari mungkin merujuk dari bentuk pulau yang sangat mirip dengan Ikan Pari. Ada 2 bagian yang bisa dikunjungi yaitu Pulau Pari sisi Barat dan Pulau Pari sisi Timur. Di bagian barat merupakan pemukiman penduduk sementara bagian timur dieksplorasi menjadi obyek wisata. Pulau Pari hanya memiliki jumlah penduduk sekitar 1000 jiwa. Hal ini cukup beralasan sebab pulau ini hanya memiliki luas 43 hektar, cukup ‘mungil’ dibanding pulau-pulau lain disekelilingnya. Kondisinya yang bisa dibilang lengang sangat cocok sebagai tempat untuk menenangkan diri atau mencari inspirasi. Banyak budayawan maupun musisi-musisi yang mendapatkan ide-ide brilliant setelah mendapatkan inspirasi di Pulau Pari ini.

Pantai Paling Asri di Kepulauan Seribu

Bisa dikatakan Pulau Pari Kepulauan Seribu merupakan obyek wisata yang keasriannya masih terjaga hingga saat ini. Sama seperti Pulau Tidung, disini juga diberlakukan peraturan tidak boleh membuang sampah sembarangan, tentunya jika dilanggar ada sanksi-sanksi tertentu. Di Pulau Pari siapapun yang berkunjung harus membawa kantong plastik untuk membuang sampah lalu membuangnya di tempat sampah umum di luar pulau. Cara ini rupanya cukup efektif untuk menjaga kawasan wisata Pulau Pari tetap bersih, indah dan bebas sampah.

Berkunjung di kawasan wisata Pulau Pari tentu banyak aktivitas yang bisa dilakukan pengunjung. Pantai disini terkenal cukup tenang sehingga aman untuk aktivitas snorkeling atau menyelam. Bagi yang hobi memancing juga bisa menuntaskan hobinya di tempat ini. Untuk berkeliling mengitari pulau tersedia persewaan Perahu Kano, Banana Boat maupun Donut Boat. Jika ingin sekedar menyusuri pantai ada beberapa warga sekitar yang menyewakan sepeda kayuh.

Malam hari menjadi suasana paling ditunggu di Pulau Pari. Selain pemandangan yang sangat indah pengunjung bisa mengadakan pesta barbeque di pantai. Dengan melibatkan warga setempat tentu ini cara yang tepat untuk berinteraksi dengan penduduk sekitar sehingga tercipta keakraban tidak hanya sesama wisatawan namun juga warga lokal.

Pulau Pari

Keindahan Pantai Pasir Perawan dan Bukit Matahari

Ada dua tempat paling menarik di Pulau Pari Kepulauan Seribu ini yaitu Pantai Pasir Perawan dan Bukit Matahari. Dari namanya mengindikasikan bahwa Pantai Pasir Perawan benar-benar kawasan pantai yang masih asri dan alami. Pantai ini memang terlihat eksotis dengan garis pantai hanya sekitar 500 meter. Rimbunnya tumbuhan bakau membuat pantai terlihat seperti padang savanna jika dipandang dari kejauhan. Begitu air laut surut nampak laguna yang begitu indah dengan hamparan pasir putihnya. Tentu saja pengunjung bisa menyusuri indahnya pasir putih sambil sesekali menangkap binatang laut yang terbawa ombak.

Tak kalah dari Pantai Pasir Perawan, Bukit Matahari juga siap menawarkan pesonanya. Letaknya tidak begitu jauh dari pelabuhan. Lokasinya sangat strategis untuk menyaksikan keindahan sunset atau matahari terbenam sehingga kemudian terkenal dengan sebutan Bukit Matahari. Pengunjung harus menyiapkan kamera jika tidak mau kehilangan momen terindah begitu matahari mulai beranjak ke ufuk barat.

Selain berburu sunset masih banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Bukit Matahari. Banyak pengunjung terbiasa menggelar pesta barbeque di bukit ini, bahkan tak jarang untuk mendapatkan suasana berbeda banyak yang merayakan ulang tahun disini. Tentunya menjadi momen terindah untuk pesta ulang tahun dengan view pepohonan dan laut lepas di malam hari.

Sebelum menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta paling populer, Pulau Pari dulunya merupakan perkampungan nelayan. Tempat ini juga menjadi pusat penelitian biota laut oleh Lembaga Oceanografi LIPI (LION LIPI). Hingga saat ini masih banyak kalangan mahasiswa yang datang untuk meneliti ekosistem di Pulau Pari, tentunya sekaligus untuk berwisata.

Pantai Pasir Perawan dan Bukit Matahari

Tips Berkunjung ke Pulau Pari

Sebelum berkunjung ke Pulau Pari hendaknya wisatawan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, termasuk uang tunai. Di pulau ini belum tersedia ATM jadi bagi yang ingin menginap selama beberapa hari atau membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah perlu membawa uang tunai yang cukup. Sedikit rekomendasi, disini tersedia beberapa jenis jajanan dari rumput laut, misalnya manisan rumput laut. Sepertinya pengunjung harus mencoba jajanan ini, rasanya enak dan cocok dijadikan oleh-oleh untuk teman atau keluarga di rumah.

Dilihat dari lokasinya Pulau Pari terletak tak jauh dari Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Rambut dan Pulau Lancang. Pulau Pramuka sendiri hingga saat ini menjadi pusat Pemda Kabupaten Kepulauan Seribu. Pulau Pari bisa diakses dari Muara Angke Jakarta Utara maupun dari Dermaga Marina Ancol, waktu tempuhnya 1 – 1,5 jam dengan kapal cepat. Jika wisatawan lebih dulu berkunjung ke Pulau Pramuka, Tidung, Lancang atau Pulau rambut maka hanya butuh 30 menit untuk sampai di Pulau Pari. Dengan rute Muara Angke – Kepulauan Seribu sampai saat ini Pulau Pari menjadi tempat transit kapal angkutan umum milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Harus diketahui oleh pengunjung, di Pulau Pari Kepulauan Seribu belum ada penginapan, villa maupun hotel. Untuk bermalam selama beberapa hari pengunjung harus menyewa rumah penduduk sekitar. Tidak perlu khawatir karena banyak rumah penduduk yang memiliki fasilitas layaknya penginapan mewah seperti pendingin ruangan serta semua kebutuhan wisatawan pada umumnya.

 

2 Comments

  1. Ainaya dwi ningtias
    • admin

Reply

hit counter
Select Language