no comments

Dusun Bambu Lembang, Wisata Alam Pedesaan Di Kaki Gunung Burangrang


Wisata Alam Pedesaan Di Kaki Gunung Burangrang

Dusun Bambu Lembang – Menghabiskan waktu liburan di Bandung sepertinya tak cukup hanya dengan satu atau dua hari. Berbagai tempat wisata di Bandung yang menarik menjadi salah satu alasan mengapa banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara merelakan waktunya selama berhari-hari untuk berlibur di Ibukota Jawa Barat ini. Mungkin kita pernah dibuat berdecak kagum dengan keunikan pasar terapung di Floating Market Lembang. Namun ada yang lebih seru lagi jika kita menyempatkan diri berkunjung ke Dusun Bambu Lembang.

Tempat wisata ini menawarkan nuansa pedesaan yang benar-benar alami dan eksotis. Tak hanya sekedar berwisata namun pengunjung juga berkesempatan melakukan serangkaian penelitian dan observasi. Oleh karena itu seperti halnya Kebun Raya Bogor, tempat ini juga tak pernah sepi dari serbuan mahasiswa yang ingin melakukan observasi.

Kawasan wisata Dusun Bambu Lembang terletak di kaki Gunung Burang-rang, Kabupaten Lembang, Bandung. Sejuknya alam yang benar-benar tercipta disini terasa sempurna dengan hadirnya sejumlah fasilitas bagi pengunjung seperti restoran, villa dan sebuah pasar yang disebut Pasar Khatulistiwa. Pengunjung bebas melakukan aktivitas disini. Dari sekedar berjalan-jalan menikmati hawa sejuk khas pedesaan hingga bersepeda sambil menelusuri lereng pegunungan. Ingin merasakan nuansa outdoor di malam hari? Datanglah bersama teman-teman atau keluarga dan nikmati asyiknya camping dan berkemah bersama mereka di obyek wisata yang terletak di kawasan Cisarua Bandung ini.

Konsep Back to Nature dan Modern

Tempat wisata Dusun Bambu Lembang mengusung konsep back to nature dengan mengekspos keindahan alam yang memukau. Meski begitu pihak pengelola juga menggabungkan tema alam dengan berbagai fasilitas modern. Hal ini bisa dilihat dari beberapa rumah makan dan restoran yang menyajikan ragam menu khas Jawa Barat dan daerah-daerah lain di Indonesia. Untuk melengkapinya juga tersedia berbagai menu khas Eropa seperti Spaggeti, Pizza, Steak dan aneka makanan khas bule lainnya. Restoran dan café yang cukup familiar di tempat ini diantaranya Rumah Makan Lutung Kasarung, Purbasari Restaurant dan Burangrang Restaurant & Café.

Jika menyempatkan diri bersantap di Rumah Makan Lutung Kasarung, pengunjung dapat menyaksikan konsep rumah makan yang benar-benar aneh dimana desainnya dibuat seperti bergelantungan di pohon. Tentu ini semakin mengundang penasaran pengunjung untuk mencoba konsep unik tersebut. Berbeda lagi dengan Purbasari Restaurant, rumah makan yang mengusung sajian masakan khas Sunda ini lebih memilih konsep desain lesehan dan beberapa gazebo yang tersebar di tepian danau. Nah, jika pengunjung mampir di Burangrang Restaurant & Café pengunjung bisa memilih apapun menu yang disukai karena disini tersedia makanan khas dari seluruh daerah di Indonesia. Jangan lupa mampir di Pasar Khatulistiwa untuk membeli aneka buah segar, sayuran dan souvenir.

Dusun Bambu Lembang

Kembali ke Burangrang Restaurant dan Café, tempat bersantap di area wisata Dusun Bambu Lembang ini memang paling difavoritkan semua pengunjung. Tempat ini bahkan disebut-sebut sama seperti konsep modern yang diusung café-café di sepanjang Dago Pakar. Burangrang Café posisinya sedikit lebih tinggi dari restoran lain sehingga pengunjung lebih leluasa menikmati keindahan alam di Dusun Bambu Lembang sambil menikmati menu makanan yang dipilih.

Di Burangrang Restaurant & Café pengunjung tidak tidak perlu khawatir kehabisan tempat duduk sebab tempat makan ini sangat luas dengan kapasitas diatas 600 pengunjung. Para wisatawan bisa mencoba beberapa menu andalan seperti Ayam Bakar Betutu, Bebek Bakar Betutu, Nasi Bakar Kelapa Muda dan Cumi ala Dusun Bambu. Berbeda dari Burangrang Restaurant dan Café, Rumah Makan Lutung Kasarung justru lebih didominasi oleh para remaja. Cukup masuk akal sebab konsep desain yang begitu unik merupakan daya tarik tersendiri bagi mereka.

Fasilitas Penginapan & Villa

Bermalam dan meneruskan kembali petualangan esok hari, pengunjung dapat memanfaatkan penginapan dan villa disekitar Dusun Bambu Lembang. Disini ada satu villa yang cukup terkenal yaitu villa Kampung Layung, sebuah villa berkonsep cottage dengan tema kayu. Pengunjung dapat memilih apakah ingin villa 1 kamar atau 2 kamar. Tarif per malam di kampung Layung antara Rp 2 juta – 3 juta untuk hari biasa. Lain halnya untuk weekend tarifnya bisa naik menjadi Rp 2.5 juta – Rp 3.5 juta. Untuk long weekend tarif bisa melonjak hingga hampir 5 juta per malam.

Sekilas tarif menginap di villa Kampung Layung Dusun Bambu Lembang ini memang cukup tinggi. Namun jika dibanding fasilitas yang diberikan sepertinya cukup berimbang. Selain room service 24 jam setiap kamar dilengkapi fasilitas lengkap dan modern seperti TV satelit, Bathroom Amenities, Free Coffee & Tea, peralatan dapur dan peralatan BBQ. Bagi pengunjung yang budgetnya terbatas bisa mencari hotel yang tidak terlalu jauh dari lokasi wisata. Tarif per malam di hotel cukup bervariasi, antara ratusan hingga jutaan rupiah.

Dusun Bambu Lembang

Perjalanan Menuju Lokasi

Bisa dibilang Dusun Bambu Lembang termasuk obyek wisata baru di Lembang. Tempat ini beralamat di Jalan Kolonel Masturi KM 11 – Cisarua Bandung Barat. Untuk mencapai lokasi bisa melalui dua pintu tol yaitu Tol Pasteur dan Tol Padalarang. Pengunjung dapat menggunakan 3 akses alternatif. Yang pertama dari Tol Pasteur ke Ledeng lalu ke Lembang langsung ke Jalan Kolonel Masturi. Yang kedua dari dari Tol Pasteur ke Ledeng lalu ke Jalan Sersan Sodik langsung ke Jalan Kolonel Masturi. Yang ketiga, dari Tol Padalarang ke Cimahi langsung ke Jalan Kolonel Masturi. Harga tiket masuk ke lokasi wisata Dusun Bambu Lembang sekitar Rp 15 ribu. Harga ini belum termasuk biaya retribusi atau biaya parkir.

 

 


Reply

hit counter
Select Language